Senin, 09 April 2012

Tri Satya & Dasa Dharma Pramuka
Tri Satya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan    
    menjalankan pancasila.
2. Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
3. Menepati Dasa Dharma

Dasa Dharma Pramuka
Pramuka itu :

1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela Menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat, cermat, dan bersahaja
8. Disiplin Berani dan setia
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Biografi Robert Baden-Powell – Bapak Pandu Sedunia

 
Baden-Powell dilahirkan di Paddington, London pada 1857. Dia adalah anak ke-6 dari 8 anak profesor Savilian yang mengajar geometri di Oxford. Ayahnya, pendeta Harry Baden-Powell, meninggal ketika dia berusia 3 tahun, dan ia dibesarkan oleh ibunya, Henrietta Grace Smith, seorang wanita yang berketetapan bahwa anak-anaknya harus berhasil. Baden-Powell berkata tentang ibunya pada 1933, “Rahasia keberhasilan saya adalah ibu saya.” Selepas menghadiri Rose Hill School, Tunbridge Wells, Baden-Powell dianugerahi beasiswa untuk sekolah umum Charterhouse. Perkenalannya kepada kemahiran pramuka adalah memburu dan memasak hewan – dan menghindari guru – di hutan yang berdekatan, yang juga merupakan kawasan terlarang.
Dia juga bermain piano dan biola, mampu melukis dengan baik dengan menggunakan kedua belah tangan dengan tangkas, dan gemar bermain drama. Masa liburan dihabiskan dengan ekspedisi belayar atau berkanu dengan saudara-saudaranya.
Pada tahun 1876, Baden-Powell bergabung dengan 13th Hussars di India. Pada tahun 1895 dia bertugas dengan dinas khusus di Afrika dan pulang ke India pada tahun 1897 untuk memimpin 5th Dragoon Guards.
Baden-Powell saling berlatih dan mengasah kemahiran kepanduannya dengan suku Zulu pada awal 1880-an di jajahan Natal Afrika Selatan di mana resimennya ditempatkan dan ia diberi penghargaan karena keberaniannya. Ada 3 penghargaan yang diberi angkatan perang Zulu yaitu:
impressa : serigala yang tak pernah tidur, karena dia sering berjaga-jaga saat malam.
kantankye : orang pemakai topi lebar, karena dia selalu memakai topi lebar.
m’hlalapanzi: orang bertiarap yang siap menembak.
Kemahirannya mengagumkan dan dia kemudian dipindahkan ke dinas rahasia Inggris. Dia sering bertugas dengan menyamar sebagai pengumpul kupu-kupu, memasukkan rancangan instalasi militer ke dalam lukisan-lukisan sayap kupu-kupunya.
Baden-Powell kemudian ditempatkan di dinas rahasia selama 3 tahun di daerah Mediterania yang berbasis di Malta. Dia kemudian memimpin gerakan ketentaraannya yang berhasil di Ashanti, Afrika, dan pada usia 40 dipromosikan untuk memimpin 5th Dragoon Guards pada tahun 1897. Beberapa tahun kemudian, dia menulis buku panduan ringkas bertajuk “Aids to Scouting”, ringkasan ceramah yang dia berikan mengenai peninjau ketentaraan, untuk membantu melatih perekrutan tentara baru. Menggunakan buku ini dan kaidah lain, ia melatih mereka untuk berpikir sendiri, menggunakan daya usaha sendiri, dan untuk bertahan hidup dalam hutan.
Baden-Powell kembali ke Afrika Selatan sebelum Perang Boer dan terlibat dalam beberapa tindakan melawan Zulu. Dinaikkan pangkatnya pada masa Perang Boer menjadi kolonel termuda dalam dinas ketentaraan Britania, dia bertanggung jawab untuk organisasi pasukan perintis yang membantu tentara biasa. Ketika merencanakan hal ini, dia terperangkap dalam pengepungan Mafeking, dan dikelilingi oleh tentara Boer yang melebihi 8.000 orang. Walaupun berjumlah lebih kecil, garnisun itu berhasil bertahan dalam pengepungan selama 217 hari. Sebagian besar keberhasilan itu dikatakan sebagai hasil beberapa muslihat yang dilaksanakan atas perintah Baden-Powell sebagai komandan garnisun. Ranjau-ranjau palsu ditanam, dan tentaranya diperintah untuk menghindari pagar kawat olok-olok (tidak ada) saat bergerak antara parit kubu.
Baden-Powell melaksanakan kebanyakan kerja peninjauan secara pribadi dan membina pasukan kanak-kanak asli untuk berjaga dan membawa pesan-pesan, kadang menembus pertahanan lawan. Banyak dari anak-anak ini kehilangan nyawanya dalam melaksanakan tugas. Baden-Powell amat kagum dengan keberanian mereka dan kesungguhan mereka yang ditunjukkan ketika melaksanakan tugas. Pengepungan itu dibubarkan oleh Pembebasan Mafeking pada 16 Mei 1900. Naik pangkat sebagai Mayor Jendral, Baden-Powell menjadi pahlawan nasional.
Setelah mengurusi pasukan polisi Afrika Selatan Baden-Powell kembali ke Inggris untuk bertugas sebagai Inspektur Jendral pasukan berkuda pada tahun 1903.
Setelah kembali, Baden-Powell mendapati buku panduan ketentaraannya “Aids to Scouting” telah menjadi buku terlaris, dan telah digunakan oleh para guru dan organisasi pemuda.
Kembali dari pertemuan dengan pendiri Boys’ Brigade, Sir William Alexander Smith, Baden-Powell memutuskan untuk menulis kembali Aids to Scouting agar sesuai dengan pembaca remaja, dan pada tahun 1907 membuat satu perkemahan di Brownsea Island bersama dengan 22 anak lelaki yang berlatar belakang berbeda, untuk menguji sebagian dari idenya. Buku “Scouting for Boys” kemudian diterbitkan pada tahun 1908 dalam 6 jilid.
Kanak-kanak remaja membentuk “Scout Troops” secara spontan dan gerakan Pramuka berdiri tanpa sengaja, pada mulanya pada tingkat nasional, dan kemudian pada tingkat internasional. Gerakan pramuka berkembang seiring dengan Boys’ Brigade. Suatu pertemuan untuk semua pramuka diadakan di Crystal Palace di London pada 1908, di mana Baden-Powell menemukan gerakan Pandu Puteri yang pertama. Pandu Puteri kemudian didirikan pada tahun 1910 di bawah pengawasan saudara perempuan Baden-Powell, Agnes Baden-Powell.
Walaupun dia sebenarnya dapat menjadi Panglima Tertinggi, Baden Powell memuutuskan untuk berhenti dari tentara pada tahun 1910 dengan pangkat Letnan Jendral menuruti nasihat Raja Edward VII, yang mengusulkan bahawa ia lebih baik melayani negaranya dengan memajukan gerakan Pramuka.
Pada Januari 1912 Baden-Powell bertemu calon isterinya Olave Soames di atas kapal penumpang (Arcadia) dalam perjalanan ke New York untuk memulai Lawatan Pramuka Dunia. Olave berusia 23, Baden-Powell 55, dan mereka berkongsi tanggal lahir. Mereka bertunangan pada September tahun yang sama dan menjadi sensasi pers, mungkin karena ketenaran Baden-Powell, karena perbedaan usia seperti itu lazim pada saat itu. Untuk menghindari gangguan pihak pers, mereka melangsungkan pernikahan secara rahasia pada 30 Oktober 1912. Dikatakan bahwa Baden-Powell hanya memiliki satu petualangan lain dengan wanita (pertunganannya yang gagal dengan Juliette Magill Kinzie Gordon).
Pramuka Inggris menyumbang satu penny masing-masing dan mereka membelikan Baden-Powel hadiah pernikahan, yaitu sebuah mobil Rolls Royce.
Ketika pecah Perang Dunia I pada tahun 1914, Baden-Powell menawarkan dirinya kepada Jabatan Perang. Tiada tanggung jawab diberikan kepada beliau, sebab, seperti yang dikatakan oleh Lord Kitchener: “dia bisa mendapatkan beberapa divisi umum dengan mudah tetapi dia tidak dapat mencari orang yang mampu meneruskan usaha baik Boy Scouts.” Kabar angin menyatakan Baden-Powell terkait dalam kegiatan spionase dan dinas rahasia berusaha untuk menggalakkan mitos tersebut.
Baden-Powell dianugerahi gelar Baronet pada tahun 1922, dan bergelar Baron Baden-Powell, dari Gilwell dalam County Essex, pada tahun 1929. Taman Gilwell adalah tempat latihan Pemimpin Pramuka Internasional. Baden-Powell dianugerahi Order of Merit dalam sistem penghormatan Inggris pada tahun 1937, dan dianugerahi 28 gelar lain dari negara-negara asing.
Dalam sajak singkat yang ia tulis, ia menjelaskan bagaimana mengucapkan namanya:
Man, Nation, Maiden
Please call it Baden.
Further, for Powell
Rhyme it with NoA«l.
Dibawah usaha gigihnya pergerakan Pramuka dunia berkembang. Pada tahun 1922 terdapat lebih dari sejuta pramuka di 32 negara; pada tahun 1939 jumlah pramuka melebihi 3,3 juta orang.
Keluarga Baden-Powell memiliki tiga anak a€“ satu anak laki-laki dan dua perempuan (yang mendapat gelar-gelar kehormatan pada 1929; anak laki-lakinya kemudian menggantikan ayahnya pada 1941:
* Peter, kemudian 2nd Baron Baden-Powell (1913-1962)
* Hon. Heather Baden-Powell (1915-1986)
* Hon. Betty Baden-Powell (1917-2004) yang pada 1936 menikah dengan Gervase Charles Robert Clay (lahir 1912 dan memiliki 3 anak laki-laki dan 1 perempuan)
Tidak lama selepas menikah, Baden-Powell berhadapan dengan masalah kesehatan, dan mengalami beberapa serangan penyakit. Ia menderita sakit kepala terus menerus, yang dianggap dokternya berasal dari gangguan psikosomatis dan dirawat dengan analisa mimpi. Sakit kepala ini berhenti setelah ia tidak lagi tidur dengan Olave dan pindah ke kamar tidur baru di balkon rumahnya. Pada tahun 1934 prostatenya dibuang, dan pada tahun 1939 dia pindah ke sebuah rumah yang dibangunnya di Kenya, negara yang pernah dilawatinya untuk berehat. Dia meninggal dan dimakamkan di Kenya, di Nyeri, dekat Gunung Kenya, pada 8 Januari 1941.
Pada 1938 Royal Academy of Sweden menganugerahkan Lord Baden-Powell dan semua gerakan Pramuka hadiah Nobel Perdamaian untuk tahun 1939. Tapi pada 1939 Royal Academy memutuskan untuk tidak menganugerahkan hadiah untuk tahun itu, karena pecahnya Perang Dunia II.
Pergerakan Pramuka dan Pandu Puteri merayakan 22 Februari sebagai hari B-P, tanggal lahir bersama Robert dan Olave Baden-Powell, untuk memperingati dan meraikan jasa Ketua Pramuka dan Ketua Pandu Puteri Dunia

Rabu, 21 Maret 2012

INFORMASI ALGA

PETUNJUK PELAKSANAAN  ALGA KE- IX TAHUN 2012
PENGGALANG SD/MI DAN SMP/MTs
TINGKAT NASIONAL
A. PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PENDAFTARAN
    1. Pelaksanaan Kegiatan
hari / tanggal           : Minggu, .27 Mei 2012
waktu                      : Pukul 07.00 – Selesai
tempat                    : Kampus SMP Negeri 1 Sumedang
2. Jenis Kegiatan
a) Lomba Jelajah Kota (LJK)
b) Lomba Kreativitas Baris Berbaris Pramuka (LKBBP)
3. Pendaftaran Peserta
a)  Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 Mei  sampai 13 Mei 2012 dari mulai pukul    
     13.00 – 15.00 WIB.
b)  Biaya Pendafataran :
     1. Lomba Jelajah Kota (LJK) Rp.100.000,-/ Regu
     2. Lomba Kreativitas Baris Berbaris Pramuka (LKBBP) Rp. 250.000,- / Pleton
     Biaya tersebut diperuntukan :
a.    Konsumsi Peserta
b.    Tiska
c.    Piagam Penghargaan
d.    Kartu etave
B. PESERTA DAN PERSYARATAN
    1. Persyaratan Umum
a) Peserta adalah anggota pramuka Penggalang SD/MI dan SMP/MTs.
b) Membawa surat mandat dari kepala Sekolah
c) Setiap sekolah dapat mengirimkan lebih dari satu regu (maksimal 4 regu)
    2. Persyaratan khusus
a) Bidang Lomba Jelajah Kota (LJK)
1. Setiap regu terdiri dari 5 orang (putra dan putri terpisah)
2. Memakai pakaian pramuka lengkap
3. Materi LJK  berupa Pengetahuan kepramukaan, Pengetahuan Umum, Pengetahuan Agama, IPTEK, Pengetahuan PPPK, Akademik, Seni budaya,  materi kepemimpinan, Morse, semaphore, dan lomba yel-yel Regu.
4. Kriteria Penilaian : Menjawab soal 50 %, Keutuhan regu  25 %, Kekompakan dan kedisplinan 25 %
5. Kegiatan LJK berbentuk system penjelajahan kota dengan melewati 6 pos.
6. Bentuk penjelajahan dengan alokasi waktu 3 jam, apabila lebih dari waktu yang ditentukan penjaga pos sudah tidak ada.
7. Jenis kegiatan penjelajahan berbentuk payung terbuka.
 b) Bidang Lomba Kretivitas Baris Berbaris Pramuka (LKBBP)
1.    Peserta adalah anggota penggalang SD/MI dan SMP/MTs yang telah telah mengikuti LJK.
2.    Kegiatan LKBBP dilaksanakan setelah selesai LJK
3.    Pasukan boleh homogen / campuran  pa – pi.
4.    Pasukan berjumlah 16 orang termasuk danton
5.    Ukuran lapangan lomba 10 x 20 cm ( lapangan volly)
6.    Pakaian pramuka lengkap dengan menggunakan tongkat yang standar
7.    Pedoman gerakan adopsi PBB AB
8.    Setiap pangkalan dapat mengirimkan utusannya satu pasukan
9.    Gerakan PBB Murni :
DI TEMPAT                                                   BERPINDAH TEMPAT
1. Sikap Sempurna                                         1. 4 Langkah Ke Kanan
2. Periksa Kerapihan                                      2. 4 Langkah Ke Kiri
3. Istirahat Ditempat                                        3. 4 Langkah Ke Depan
4. Menghormat                                                 4. 4 Langkah Ke Belakang
5. Lencang Kanan                              
6. ½ Lengan Lencang Kanan
7. Hadap Kanan                                              DIAM KE BERJALAN
8. Hadap Kiri                                                   1. Langkah Biasa                   
9. Hadap Serong Kanan                                2. Langkah Tegap
10. Hadap Serong Kiri                                   
11. Balik Kanan                                              
12. Jalan Ditempat
13. Lencang Depan
14. Buka & Tutup Barisan
BERJALAN KE BERJALAN                        BUBAR & BERKUMPUL
1. Buka dan tutup barisan                               1. Bubar
2. Tiap-tiap banjar 2 X                                     2. Berkumpul
     Belok Kanan/ Kiri
GERAKAN VARIASI FORMASI                  ASPEK SIKAP
1.   Kekompakan                                            1. kekompakan
2.    Keseragaman                                           2. keseragaman
3.    Ketegasan                                                 3. semangat
4.    Kerapihan                                                  4. kedisiplinan
5.    Kreativitas                                                  5. kerapihan
   KRITERIA DANTON
1. Intonasi suara.
2. Ketegasan aba – aba
3. Sikap
4. Penampilan
5. Kebenaran aba – aba
   PINALTI  KESALAHAN/ PELANGGARAN
  1.   Pasukan tidak lengkap – 25/ orang
  2.   Melebihi waktu tampil – 25 / menit
  3.    Melewati garis pembatas – 25 / 1 x
  4.    Atribut jatuh  - 25 / buah
  BATAS WAKTU
  1.  Waktu tampil 7 menit
  2.  Waktu mulai dihitung ketika danton memasuki kotak danton
  3. Tidak ada penghormatan dan laporan
  4.  Peringatan waktu di berikan 2 menit terakhir dengan bendera kuning
  5.  Peringatan waktu habis di berikan dengan bendera merah
C. JUMPA TEKNIK
hari , tanggal         : Minggu, 13 Mei 2012
waktu                    : Pukul 10.00 – 12.00
tempat                   : Kampus SMP Negeri 1 Sumedang
D. PIALA YANG DIPEREBUTKAN
a) Lomba Jelajah Kota (LJK)
% Tropy Bergilir Juara umum utama
% Tropy Bergilir Juara umum Penggalang SMP/MTs
% Tropy Bergilir Juara umum Penggalang SD/MI
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Utama SMP/MTs Putra
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Utama SMP/MTs Putri
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Madya SMP/MTs Putra
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Madya SMP/MTs Putri
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Purwa SMP / MTs Putra
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Purwa SMP/MTs Putri
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Utama SD/MI Putra
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Utama SD/MI Putri
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Madya SD/MI Putra
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Madya SD/MI Putri
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Purwa SD/MI Putra
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Purwa SD/MI Putri
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori bidang Lomba Yel-yel Regu SMP/MTs Putra
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori bidang Lomba Yel-yel Regu SMP/MTs Putri
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori bidang Lomba Yel-yel Regu SD/MI Putra
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori bidang Lomba Yel-yel Regu SD/MI Putri
b) Lomba Kreativitas Baris Berbaris (LKBB)
% Tropy Bergilir Juara umum SMP/MTs
% Tropy Bergilir Juara umum SD/MI
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Utama SMP/MTs
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Madya SMP/MTs
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Purwa SMP/MTs
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Utama SD/MI
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Madya SD/MI
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Purwa SD/MI
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Variasi dan Formasi Terbaik SMP/MTs
% Tropy tetap juara 1,2, dan 3 katagori Variasi dan Formasi Terbaik SD/MI
% Tropy tetap juara 1,2 dan 3 Danton Terbaik SMP/MTs
% Tropy tetap juara 1,2 dan 3  Danton Terbaik SD/MI
 E. KETENTUAN LAIN
1. Bagi peserta di luar kota Sumedang disediakan penginetapan berupa kelas
2. Bagi peserta yang membutuhkan informasi bisa menghubungi :
a. Galuh Akhmad Yokobi  È085324552294 (Peserta SMP/MTs)
b. Erica Natasya Paramitha È081321766999 (Peserta SD/MI)
4. Facebook : Alga Spensa Sumedang
5. Twitter : @ScoutSpensa_Smd
6. Blog : http://scoutspensa.blogspot.com
Contoh Pendaftaran melalui SMS :
Ketika <Daftar> < LJK> <2 PA+ 2 PI > <SMPN 1 Sumedang >  Kirim ke No Hp diatas.
Ketika <Daftar> < LKBBP> <1 Pleton > <SMPN 1 Sumedang >  Kirim ke No Hp diatas.
Buruan Pendaftaran dibatasi sampai 100 Regu untuk LJK
 dan 20 pasukan untuk kegiatan LKBBP