Minggu, 14 Oktober 2012

"Gerakan Pramuka jangan sekedar kegiatan sampingan"


Jayapura (ANTARA News) - Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengatakan kegiatan Pramuka adalah satu jalur utama untuk membentuk karakter mulia putra-putri Indonesia sehingga kegiatan kepramukaan tidak boleh hanya sekedar kegiatan sampingan atau formalitas yang kosong isinya.

"Kegiatan Pramuka harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan bagi putra-putri kita, mulai dari usia dini," kata Wapres saat membuka Raimuna Nasional X di Bumi Perkemahan Cendrawasih Phokela, Jayapura, Rabu.

Raimuna adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam bentuk perkemahan besar. Raimuna Nasional yang berlangsung 8-15 Oktober 2012 dan diselenggarakan empat tahun sekali itu, diikuti 3.689 pramuka dari 33 provinsi. Turut hadir pada acara tersebut, Menpora Andi Mallarangeng, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Azrul Azwar, dan pejabat Gubernur Papua Syamsul Rivai.

Raimuna Nasional X mengangkat tema "Pramuka Indonesia Bersama Membangun Tanah Papua".. Kegiatan yang dilakukan antara lain kegiatan seni budaya, ketrampilan, bakti masyarakat dan alam terbuka.

Wapres mengatakan, gerakan pramuka harus menjadi bagian dari kurikulum utama dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh di sekolah-sekolah di tanah air.

"Revitalisasi Gerakan Pramuka menuntut komitmen kita semua. Saya minta, seluruh jajaran pimpinan, pembina, dan anggota Pramuka mulai dari Gugus Depan hingga Kwartir Nasional dan dibantu oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, serta masyarakat, mengambil peran aktif dalam ikhtiar nasional ini," kata Wapres.

Wapres ,mengingatkan revitalisasi Gerakan Pramuka telah dikumandangkan sejak peringatan Hari Pramuka Ke-45 tahun 2006 yang lalu. Gerakan ini merupakan suatu ikhtiar bersama untuk menggiatkan kembali Gerakan Pramuka di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Wapres mengatakan revitalisasi Gerakan Pramuka merupakan peta jalan untuk memastikan bahwa pendidikan kepramukaan tetap dan akan selalu diminati oleh generasi muda untuk memberikan manfaat bagi kemaslahatan bangsa dan dunia. Revitalisasi Gerakan Pramuka dimaksudkan untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap Gerakan pramuka.

Pada bagian lain Wapres mengatakan, tema Raimuna Nasional kali ini adalah: "Pramuka Indonesia Bersama Masyarakat Membangun Tanah Papua".

"Tema ini menggugah kita semua untuk mewujudkan pembangunan bagi semua, seluruh bangsa Indonesia, tidak terkecuali. Kita memberi perhatian khusus kepada Tanah Papua untuk mengejar berbagai ketertinggalannya," kata Wapres.

Wapres mengatakan Papua adalah bagian yang tidak terpisahkanu dari Republik Indonesia, dari bumi Indonesia, warisan para leluhur Indonesia yang sama-sama dijaga dan dicintai.

" Oleh karena itu, dari wilayah paling Timur Nusantara ini, saya mengajak seluruh komponen gerakan pramuka untuk mempertebal semangat persatuan dan persaudaraan untuk bersama membangun dan memajukan bangsa ini. Sebagai bangsa yang merdeka, kebesaran, kejayaan dan kemakmuran bangsa ini sepenuhnya tergantung pada kita, pada apa yang kita lakukan, pada apa yang kita sumbangkan kepada negeri ini," kata Wapres.


Editor: Ella Syafputri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar